Dedikasi prajurit TNI kembali ditunjukkan melalui gerakan membersihkan Sungai Ciliwung. Dalam sebuah upaya kolaboratif yang signifikan, para prajurit TNI menyisir setiap sudut sungai untuk mengangkat dan membersihkan kotoran serta sampah yang telah menumpuk. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pemulihan kebersihan sungai secara fisik, tetapi juga sebagai bentuk edukasi dan ajakan kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan hidup, terutama sungai yang menjadi urat nadi kehidupan.
Sungai Ciliwung, yang melintasi berbagai wilayah, telah lama menghadapi tantangan pencemaran serius. Tumpukan sampah rumah tangga, limbah industri, dan berbagai material padat lainnya tidak hanya mengganggu ekosistem air, tetapi juga berpotensi menyebabkan banjir saat musim hujan tiba. Oleh karena itu, kehadiran prajurit TNI dalam membersihkan kotoran sepanjang aliran sungai ini menjadi sangat krusial, menunjukkan komitmen nyata terhadap lingkungan dan keselamatan publik.
Dalam pelaksanaan operasi bersih-bersih ini, ratusan personel dikerahkan. Mereka dilengkapi dengan perahu karet, jaring, dan alat pengumpul sampah, bekerja secara manual untuk mengangkat beragam jenis kotoran—mulai dari botol plastik, styrofoam, hingga puing-puing bangunan. Kerja sama dengan komunitas peduli lingkungan, relawan sipil, dan warga setempat juga terjalin erat, menciptakan sinergi positif yang mempercepat proses pembersihan. Selain aksi fisik, beberapa prajurit TNI juga terlibat dalam dialog dengan warga di sekitar bantaran sungai, menyampaikan pesan tentang bahaya membuang sampah sembarangan.
Sebagai contoh, pada hari Jumat, 12 April 2024, pukul 10.00 WIB, seorang perwira dari Komando Resor Militer (Korem) setempat, Kolonel Inf. Budi Setiawan, melaporkan bahwa dalam satu sesi pembersihan, timnya berhasil mengangkut lebih dari 8 ton sampah dari beberapa segmen kritis sungai. Beliau juga menegaskan bahwa partisipasi prajurit TNI dalam kegiatan sosial semacam ini akan terus digalakkan sebagai bagian dari tugas pokok pembinaan teritorial.
Upaya yang dilakukan oleh prajurit TNI dalam membersihkan Ciliwung adalah cerminan dari tanggung jawab sosial mereka. Ini tidak hanya membantu membersihkan sungai dari kotoran, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Diharapkan, gerakan ini dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk lebih aktif dalam melestarikan sumber daya alam kita.
