Akademi Militer (Akmil) Kalimantan Selatan menyelenggarakan Latihan Berganda intensif untuk menguji ketahanan fisik dan mental kadet secara multiaspek. Program komprehensif ini dirancang untuk mensimulasikan tekanan operasional sesungguhnya. Tujuannya adalah mencetak perwira yang tangguh dan adaptif di segala medan tugas.
Latihan Berganda ini melibatkan serangkaian kegiatan tanpa jeda signifikan, seperti long march, mountaineering, dan renang militer. Setiap fase latihan menguras energi dan menguji batas kemampuan fisik kadet. Ini adalah ujian nyata daya tahan mereka.
Salah satu segmen kritis dari Latihan Berganda adalah navigasi darat di malam hari. Kadet diwajibkan bergerak mencapai titik koordinat tertentu hanya berbekal kompas dan peta. Kemampuan orientasi medan yang akurat sangat penting dalam lingkungan yang gelap.
Aspek psikologis juga diuji secara mendalam. Dalam kondisi fisik yang sangat lelah, kadet harus tetap mampu berpikir jernih dan mengambil keputusan taktis yang tepat. Latihan Berganda ini membentuk mental baja dan disiplin diri yang tinggi.
Simulasi tempur jarak dekat (pertempuran kota) diintegrasikan dalam Latihan Berganda. Kadet dilatih teknik penyergapan, pembersihan ruangan, dan evakuasi korban. Keterampilan ini penting untuk operasi di daerah permukiman atau perkotaan.
Kadet juga diuji dalam kemampuan bertahan hidup (survival) di hutan. Mereka harus mampu mencari makanan, membangun tempat berlindung darurat, dan membuat api. Kemandirian ini adalah keterampilan dasar militer yang tak terpisahkan.
Latihan ini diawasi ketat oleh tim instruktur profesional dan medis. Prioritas utama adalah keselamatan kadet. Meskipun intensif, setiap kegiatan dilakukan dengan prosedur keamanan yang sangat ketat untuk meminimalkan risiko cedera.
Pengelolaan tim menjadi tolok ukur penting. Setiap kadet harus menunjukkan jiwa korsa dan saling membantu antar rekan. Kemampuan memimpin dan dipimpin dalam kondisi sulit merupakan esensi dari seluruh program Latihan ini.
