Di jantung pendidikan militer, Sapta Marga adalah Pedoman Hidup utama bagi Taruna Akademi Militer, termasuk di Kalimantan Selatan. Prinsip-prinsip luhur ini menjadi fondasi bagi pembentukan karakter patriotik dan pemimpin masa depan. Mereka tidak hanya menghafal, tetapi mengamalkan setiap janji dengan jiwa raga.
Sapta Marga, yang berarti “Tujuh Janji”, merupakan ikrar suci prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Isinya mencakup loyalitas, kehormatan, hingga tanggung jawab sebagai warga negara yang baik. Bagi Taruna Akmil Kalsel, ikrar ini adalah komitmen tak tergoyahkan. Itu adalah sumpah yang harus dibuktikan melalui tindakan nyata setiap hari.
Dua janji pertama Sapta Marga menekankan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menjunjung tinggi kehormatan bangsa. Dalam setiap latihan, ini diterjemahkan menjadi disiplin tinggi, kepatuhan, dan semangat pantang menyerah. Taruna dididik untuk bangga menjadi bagian dari kekuatan pertahanan negara yang profesional.
Janji berikutnya mengajarkan ketaatan kepada atasan dan kerelaan berkorban demi negara. Hal ini membentuk mental yang loyal, berani, serta tidak mementingkan diri sendiri. Taruna Akmil di Kalimantan Selatan dilatih untuk selalu siap sedia menghadapi segala risiko tugas. Mereka menanamkan nilai pengorbanan di atas kepentingan pribadi.
Menjadi prajurit TNI berarti menjadi kesatria yang menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan. Janji ini menuntut kejujuran dan integritas dalam setiap tindakan dan ucapan sehari-hari. Prinsip ini adalah kunci kepercayaan dan martabat di mata masyarakat dan rekan sejawat. Ini adalah fondasi etika yang kuat dalam militer.
Aspek kemanusiaan juga menjadi fokus penting dalam Sapta Marga. Taruna wajib menjadi contoh dan Pedoman Hidup bagi rakyat sekitarnya. Mereka harus bersikap sopan, beradab, dan menolong tanpa pamrih, terutama saat berinteraksi di lingkungan sipil. Kepemimpinan yang baik selalu berlandaskan pada rasa hormat dan empati.
Di lingkungan Akmil Kalsel, pengamalan Sapta Marga terlihat dalam setiap kegiatan. Mulai dari baris-berbaris yang presisi, latihan fisik yang menguji batas, hingga interaksi sosial. Kedisiplinan yang ketat dan etos kerja keras adalah manifestasi nyata dari janji-janji tersebut. Mereka adalah cerminan dari keseriusan Pedoman Hidup ini.
Sapta Marga berfungsi sebagai kompas moral utama, terutama saat mereka menghadapi tekanan tugas. Nilai-nilai ini menumbuhkan rasa cinta tanah air dan patriotisme yang mendalam, menjadikan mereka benteng negara. Taruna Akmil Kalsel dididik menjadi sosok pemimpin yang tak lekang oleh zaman dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat.
